SALATIGA, Kabarsatu.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga menggelar acara pisah sambut Kepala Rutan pada Kamis, 7 Mei 2026, di Aula Rutan Salatiga.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momen penting dalam pergantian kepemimpinan dari Kepala Rutan sebelumnya, Anton Adi Ristanto, kepada Kepala Rutan yang baru, Anda Tuning Supiluhu.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, hadir langsung bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Karesidenan Semarang serta seluruh pegawai Rutan Kelas IIB Salatiga.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Salatiga yang baru, Anda Tuning Supiluhu, menegaskan komitmennya untuk meneruskan berbagai program yang telah berjalan baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di lingkungan Rutan Salatiga.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, serta menjunjung profesionalisme dalam menjalankan tugas, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan terhadap warga binaan.
“Kami akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya serta terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Rutan Salatiga. Dengan dukungan seluruh jajaran, saya optimistis Rutan Salatiga akan semakin maju, humanis, dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Anton Adi Ristanto menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pegawai dan berbagai pihak yang selama ini mendukung tugas dan tanggung jawabnya selama memimpin Rutan Salatiga.
Menurutnya, kebersamaan, loyalitas, dan kerja sama yang terjalin selama masa tugas menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenang.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran selama saya bertugas di Rutan Salatiga. Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan di sini. Semoga silaturahmi dan sinergi yang telah terjalin tetap terjaga,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran.
Ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian alami dalam sebuah organisasi sebagai bentuk penyegaran sekaligus penguatan institusi.
Ia meminta seluruh pegawai tetap menjaga soliditas, disiplin, dan semangat kerja untuk mendukung kepemimpinan baru demi mewujudkan pemasyarakatan yang semakin berdampak bagi masyarakat.
Acara pisah sambut ditutup dengan pemberian cinderamata kepada pejabat lama serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan, apresiasi, dan penyambutan bagi pejabat baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Rutan Salatiga.







