Panen Cabai Boyolali Diangkat, Produksi Besar Disorot, Tantangan Kesejahteraan Petani Mengemuka

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | KabarSatu.id – Panen cabai di Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, kembali menegaskan posisi Kabupaten Boyolali sebagai salah satu sentra hortikultura di Jawa Tengah. Namun di balik angka produksi yang tinggi, persoalan klasik kesejahteraan petani masih menjadi catatan.

Kegiatan panen bersama yang digelar Kamis (30/4/2026) dihadiri Agus Irawan dan anggota DPR RI Adik Sasongko, sekaligus menjadi ajang evaluasi potensi dan tantangan sektor pertanian cabai di wilayah tersebut.

Bupati Agus menyebut, cabai merupakan komoditas unggulan daerah yang perlu terus didorong pengembangannya. Desa Tlogolele sendiri tercatat memiliki sekitar 217 hektar lahan cabai produktif.

READ  KPK Dalami Dugaan “Setoran THR” di Cilacap, Delapan Pejabat Diperiksa dalam Kasus Bupati Nonaktif

“Harapannya ke depan, produksi semakin baik dan kesejahteraan petani meningkat,” ujarnya.

Data Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali mencatat, pada 2025 luas tanam cabai mencapai 2.108 hektar dengan total produksi 188.011,055 kuintal yang tersebar di 19 kecamatan. Sementara di Kecamatan Selo hingga Maret 2026, produksi cabai rawit mencapai 51 kuintal, cabai merah keriting 739 kuintal, dan cabai merah teropong 27 kuintal.

Anggota DPR RI Adik Sasongko menilai peran petani cabai sangat strategis dalam menopang ekonomi daerah. Ia memastikan dukungan terhadap pembangunan sektor pertanian di wilayah tersebut.

“Petani adalah tulang punggung ekonomi. Kita akan terus kawal pembangunan di Tlogolele,” katanya.

READ  Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia Saat Latihan Renang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah 2026 kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan meliputi pupuk, alat perajang tembakau, kendaraan roda tiga, hingga dukungan hilirisasi cabai.

Namun, bantuan tersebut dinilai baru menyentuh aspek produksi, sementara persoalan harga, distribusi, dan stabilitas pasar masih menjadi tantangan yang kerap dihadapi petani.

Selain panen cabai, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pencanangan Desa Tlogolele sebagai Desa Cinta Statistik oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Boyolali.

Kepala BPS Boyolali, Teguh Raharjo, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan mendorong desa menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pembangunan.

READ  Propam Polresta Pati Pastikan Pengamanan Aksi Nelayan Berjalan Humanis Tanpa Senpi

“Pembangunan yang tepat sasaran harus berbasis data yang berkualitas. Desa Cantik hadir untuk mendorong kemandirian desa dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Meski demikian, integrasi data yang kuat tetap perlu diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada petani. Tanpa itu, tingginya produksi berisiko tidak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan.

Panen raya ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari sejauh mana petani mendapatkan nilai ekonomi yang layak dari jerih payahnya.

Berita Terkait

Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia Saat Latihan Renang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Penyuluhan PPGD di Rutan Salatiga Bekali Warga Binaan Hadapi Situasi Darurat
Propam Polresta Pati Pastikan Pengamanan Aksi Nelayan Berjalan Humanis Tanpa Senpi
Polresta Pati Kerahkan 1.456 Personel untuk Kawal Aksi Nelayan Secara Humanis
PC JATMA Aswaja Jepara Resmi Dilantik, Siap Bergerak untuk Umat dan Bangsa
Polda Jateng Imbau Warga Tetap Tenang Menyikapi Aksi Nelayan di Pati
Pasukan Kuning dan Pasukan Loreng Bersatu, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen Terus Dikebut
Polres Demak Turunkan 250 Personel Kawal May Day

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:01 WIB

Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia Saat Latihan Renang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:35 WIB

Penyuluhan PPGD di Rutan Salatiga Bekali Warga Binaan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 4 Mei 2026 - 06:28 WIB

Polresta Pati Kerahkan 1.456 Personel untuk Kawal Aksi Nelayan Secara Humanis

Senin, 4 Mei 2026 - 04:22 WIB

PC JATMA Aswaja Jepara Resmi Dilantik, Siap Bergerak untuk Umat dan Bangsa

Senin, 4 Mei 2026 - 03:35 WIB

Polda Jateng Imbau Warga Tetap Tenang Menyikapi Aksi Nelayan di Pati

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:34 WIB

Pasukan Kuning dan Pasukan Loreng Bersatu, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen Terus Dikebut

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:46 WIB

Polres Demak Turunkan 250 Personel Kawal May Day

Kamis, 30 April 2026 - 18:50 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Kudus, Pemda Bergerak, Penindakan Diuji Konsistensinya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!