BOYOLALI, Kabarsatu.id – Polres Boyolali memastikan kegiatan Silaturahmi Akbar sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-44 Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Tengah–DIY berlangsung aman, tertib, dan kondusif di area parkir Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Minggu (17/5/2026).
Acara yang mengangkat tema “Menjalin Ukhuwah Mewujudkan Persatuan” itu dihadiri sekitar 1.600 anggota GPK dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat GPK Imam Fauzan A. Uskara, Ketua DPW PPP Jawa Tengah Muhammad Mustafid, perwakilan PW GPK DIY Arif Hammad Wibowo, PW GPK Jawa Tengah Haizul Maarif atau Gus Haiz, Kepala Kesbangpol Boyolali Bambang Sutanto, serta jajaran pengurus organisasi lainnya.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan panitia, tausiah keagamaan, santunan kepada anak yatim, hingga sambutan dari para tokoh GPK dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua Panitia, Zaenal Halimi, menyampaikan apresiasi kepada Polres Boyolali dan seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung kelancaran acara tersebut.
Ia menegaskan bahwa dukungan dari aparat keamanan dan para pemangku kepentingan sangat membantu terselenggaranya kegiatan silaturahmi akbar ini dengan lancar.
“Kami berterima kasih kepada Polres Boyolali dan seluruh stakeholder yang telah membantu memfasilitasi serta mendukung kegiatan Silaturahmi Akbar GPK Jateng-DIY,” ujarnya.
Sementara itu, jajaran pimpinan GPK mengingatkan seluruh anggota agar terus menjaga kekompakan organisasi, mempererat ukhuwah antaranggota, serta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung maupun saat perjalanan kembali ke daerah masing-masing.
Untuk menjamin keamanan, Polres Boyolali menerjunkan personel dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap peserta yang masuk ke lokasi acara serta memberikan imbauan kamtibmas kepada panitia dan seluruh peserta.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat jumlah peserta yang cukup besar dan lokasi kegiatan berada di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.
Dengan pengamanan yang maksimal, seluruh rangkaian Harlah ke-44 GPK Jateng-DIY berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.







