SOLO | KabarSatu.id – Persis Solo hingga menuntaskan pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 masih belum mampu keluar dari posisi rawan. Laskar Sambernyawa bahkan tetap terjebak di zona berbahaya klasemen.
Dari 30 pertandingan yang telah dilakoni, Persis baru mengoleksi 27 poin hasil enam kemenangan, sembilan kali imbang, dan 15 kekalahan. Raihan tersebut menempatkan Persis di peringkat ke-16 dari 18 kontestan, atau masuk zona degradasi.
Situasi ini jelas membuat seluruh elemen tim tak bisa tenang. Dengan hanya empat laga tersisa, posisi anak asuh Milomir Seslija masih sangat rawan terdegradasi.
Memasuki Mei 2026, Persis sudah ditunggu empat pertandingan krusial yang akan menentukan nasib mereka di akhir musim.
Pada pekan ke-31, Persis dijadwalkan menghadapi Malut United FC. Laga memang berstatus tandang, namun akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (2/5), yang relatif dekat dari Solo. Meski demikian, tantangan tetap berat karena lawan merupakan penghuni papan atas, saat ini berada di posisi ke-4.
Berikutnya pada pekan ke-32, Persis akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (9/5). Duel ini juga tidak mudah mengingat Persebaya kini bertengger di peringkat ke-5 klasemen.
Ujian berat kembali hadir di pekan ke-33 saat Persis menghadapi Dewa United Banten FC di Stadion Manahan, Sabtu (16/5). Dewa United saat ini berada di posisi ke-7 dengan koleksi 47 poin.
Pada laga terakhir atau pekan ke-34, Persis akan melakoni partai tandang melawan Persita Tangerang di Indomilk Arena, Sabtu (23/5). Persita sendiri saat ini menempati peringkat ke-9.
Dengan empat laga tersisa, Persis menghadapi ujian berat untuk menentukan nasibnya sendiri di klasemen akhir. Selain wajib meraih poin maksimal, mereka juga harus berharap para pesaing di zona bawah terpeleset agar bisa bertahan di kasta tertinggi.







