Sedekah Bumi di Silayur, Warga Harapkan Keselamatan Pengguna Jalan

M Alim Nawawi

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Kabarsatu.id – Warga RW 04 Silayur Lawas Duwet, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali menggelar tradisi sedekah bumi sebagai ikhtiar memohon keselamatan bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan di kawasan tanjakan Silayur.

Tanjakan Silayur belakangan menjadi perhatian masyarakat karena kecelakaan lalu lintas sering terjadi di lokasi tersebut.

Banyak warga bahkan mengenal kawasan itu dengan sebutan “tanjakan tengkorak” karena tingginya angka insiden yang menimbulkan korban.

Melalui tradisi ruwatan dan doa bersama, masyarakat berharap musibah itu berkurang sekaligus membawa ketentraman bagi lingkungan sekitar.

Warga mengawali kegiatan dengan doa bersama dan tahlil yang mereka ikuti secara khusyuk.

READ  Mulyono Siap Maju di Pilkades Batursari 2027, Warga Pucang Gede Beri Dukungan

Dalam acara itu, masyarakat menyiapkan beberapa tumpeng, aneka buah, serta berbagai makanan tradisional yang kemudian mereka susun menjadi gunungan di tengah lokasi kegiatan.

Tradisi ini sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari kehidupan warga Silayur.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, warga sempat menghentikan kegiatan tersebut.

Kini, warga kembali menghidupkan tradisi itu dengan harapan memperoleh keberkahan dan keselamatan.

Selain sedekah bumi pada sore hari, malam harinya warga juga menggelar pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Ketentreman.

Ketua RW 04 Silayur Lawas Duwet, Arsondi, menjelaskan bahwa tradisi ruwatan sudah berlangsung sejak masa Mbah Kromo yang memimpin Dukuh Silayur pada era 1960-an.

READ  Polres Semarang Siagakan 400 Personel, Perayaan May Day 2026 di Ungaran Berjalan Aman dan Kondusif

Menurutnya, warga rutin menggelar ruwatan setiap bulan Apit atau Dzulqa’dah dalam kalender Hijriah sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus doa bersama demi keselamatan warga.

“Mbah Kromo memimpin Dukuh Silayur hingga tahun 1975, kemudian Mbah Nasir melanjutkan kepemimpinan itu sampai tahun 1980,” jelas Arsondi usai kegiatan sedekah bumi, Sabtu (16/5/2026).

Sekretaris Camat Ngaliyan, Soegiman, menyambut baik inisiatif warga yang kembali menggelar ruwatan.

Ia menilai langkah tersebut menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.

READ  UMKM Sumbang Lebih dari 20 Persen Investasi Jawa Tengah, Bukti Kuatnya Ekonomi Kerakyatan

Menurutnya, tradisi sedekah bumi tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memperkuat kebersamaan sosial dan menjadi warisan budaya penting bagi generasi mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi warga yang kembali mengadakan ruwatan Silayur. Ini menjadi bentuk nyata masyarakat dalam nguri-uri budaya,” ujarnya.

Soegiman berharap kegiatan itu membawa dampak positif, terutama dalam menciptakan rasa aman dan keselamatan bagi masyarakat yang melintas di jalur Silayur maupun warga sekitar.

“Semoga tradisi ini membawa keselamatan bagi seluruh pengguna jalan dan khususnya masyarakat Silayur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Korban Banjir Sungai Plumbon Terima Bantuan, Pemerintah Siapkan Normalisasi dan Huntara
Ratna Curhat ke Ahmad Luthfi, Tetap Narik Ojol Sambil Asuh Anak Demi Kebutuhan Keluarga
Handi Priyanto Resmi Jabat Sekda Kota Semarang, Agustina Minta Langsung Kerja Cepat
Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana Sampah Jadi Listrik
Kapolda Jateng Apresiasi Personel dan Mitra Berprestasi, Dorong Polri Melek Teknologi dan Dekat dengan Generasi Muda
Mulyono Siap Maju di Pilkades Batursari 2027, Warga Pucang Gede Beri Dukungan
Ratusan Relawan Mahasiswa Resmi Bergabung, PMI Kota Semarang Perkuat Aksi Kemanusiaan
Jalur Curam Silayur Rawan Kecelakaan, Pemkot Semarang Tingkatkan Pengawasan dan Keselamatan Jalan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:15 WIB

Korban Banjir Sungai Plumbon Terima Bantuan, Pemerintah Siapkan Normalisasi dan Huntara

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:06 WIB

Ratna Curhat ke Ahmad Luthfi, Tetap Narik Ojol Sambil Asuh Anak Demi Kebutuhan Keluarga

Senin, 18 Mei 2026 - 21:00 WIB

Handi Priyanto Resmi Jabat Sekda Kota Semarang, Agustina Minta Langsung Kerja Cepat

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sedekah Bumi di Silayur, Warga Harapkan Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:00 WIB

Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana Sampah Jadi Listrik

Senin, 11 Mei 2026 - 11:48 WIB

Kapolda Jateng Apresiasi Personel dan Mitra Berprestasi, Dorong Polri Melek Teknologi dan Dekat dengan Generasi Muda

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:27 WIB

Mulyono Siap Maju di Pilkades Batursari 2027, Warga Pucang Gede Beri Dukungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:37 WIB

Ratusan Relawan Mahasiswa Resmi Bergabung, PMI Kota Semarang Perkuat Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!