KAB. SEMARANG | Kabarsatu.id – Kebakaran hebat melanda rumah milik Sudarto alias Suratun, warga Dusun Krajan RT 001 RW 002 Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Sabtu (23/5/2026) siang.
Dua unit rumah berbahan kayu milik korban hangus dilalap api dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.45 WIB saat Sudarto yang juga Ketua RT setempat sedang memanen padi di sawah.
Sementara itu, istrinya berada di rumah dalam kondisi sakit.
Menurut keterangan warga, api pertama kali diketahui muncul dari area meja makan tempat magicom berada.
Karena kondisi tubuhnya lemah akibat sakit, istri korban tidak mampu menyelamatkan diri dan hanya bisa berteriak meminta pertolongan.
Warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan ke lokasi.
Mereka langsung mengevakuasi istri korban keluar rumah sekaligus berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, kobaran api dengan cepat membesar lantaran bangunan rumah terbuat dari kayu dan di dalam rumah terdapat banyak tumpukan kayu yang mudah terbakar.
“Kondisi rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat merembet dan sulit dikendalikan,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Ketua RW setempat kemudian menghubungi Polsek Bringin untuk meminta bantuan.
Petugas kepolisian bersama warga sempat melakukan pemadaman secara manual sebelum akhirnya unit pemadam kebakaran dari Tengaran dan Ambarawa tiba di lokasi.
Petugas Damkar langsung melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api merembet ke rumah warga lainnya.
Akibat kejadian tersebut, dua rumah milik Sudarto berukuran sekitar 20 x 20 meter beserta seluruh isinya ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.
Selain itu, api juga merusak bagian dinding rumah milik Indro dengan kerugian sekitar Rp5 juta serta rumah milik Zaenuri dengan kerugian sekitar Rp2 juta.
Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp157 juta.
Petugas menduga kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari magicom.
Meski demikian, aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.







