BANJARNEGARA | Kabarsatu.id – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di SPBU Susukan, Kedawung, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara menjadi sorotan setelah muncul dugaan praktik pelangsiran yang melibatkan sejumlah kendaraan.
Dugaan tersebut mencuat dari informasi yang beredar di masyarakat terkait adanya aktivitas pembelian solar subsidi dalam jumlah besar yang diduga tidak sesuai peruntukannya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan yang diduga sudah dimodifikasi itu berulang kali melakukan pengisian solar subsidi di SPBU tersebut.
Aktivitas itu menimbulkan pertanyaan dari masyarakat karena dinilai tidak lazim dan berpotensi mengganggu distribusi BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerimanya.
Dugaan semakin menguat setelah seorang pengemudi yang disebut terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku bahwa aktivitas pengisian solar subsidi dilakukan di bawah kendali seseorang bernama Galang.
Pengakuan tersebut kemudian menjadi perhatian sejumlah pihak yang meminta adanya penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Masyarakat berharap instansi terkait dapat melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap aktivitas distribusi BBM bersubsidi di lokasi tersebut.
Pasalnya, praktik pelangsiran solar subsidi tidak hanya berpotensi merugikan negara, tetapi juga dapat menyebabkan kelangkaan BBM bagi masyarakat dan pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan.
Solar subsidi merupakan salah satu bentuk bantuan pemerintah yang diberikan untuk mendukung sektor-sektor tertentu, seperti nelayan, petani, dan usaha mikro.
Karena itu, penyalurannya diatur secara ketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Sejumlah warga berharap pihak pengelola SPBU dapat meningkatkan pengawasan terhadap setiap transaksi pengisian BBM bersubsidi.
Selain itu, aparat penegak hukum dan instansi terkait juga diharapkan turun tangan untuk melakukan investigasi apabila ditemukan indikasi pelanggaran terhadap aturan distribusi BBM subsidi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Susukan maupun pihak yang disebut dalam pengakuan pengemudi terkait dugaan pelangsiran solar subsidi tersebut.
Masyarakat menunggu langkah dan penjelasan resmi dari pihak berwenang guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan serta menjaga distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran.







