Kick Off Bulan Kemanusiaan 2026, PMI Kota Semarang Ajak Warga Bangun Kepedulian Tanpa Batas

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarsatu.id – Semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial kembali digaungkan PMI Kota Semarang melalui Kick Off Bulan Kemanusiaan 2026 yang digelar di Gedung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian aksi kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama.

Tidak hanya berfokus pada penggalangan dukungan kemanusiaan, Bulan Kemanusiaan tahun ini juga membawa pesan penting tentang kesetaraan hak bagi lansia dan penyandang disabilitas.

PMI ingin mengajak masyarakat melihat kedua kelompok tersebut sebagai bagian aktif dari kehidupan sosial yang memiliki kesempatan dan hak yang sama dengan warga lainnya.

Ketua Umum Bulan Kemanusiaan PMI Kota Semarang 2026, Andhie Fajar Arianto, menyampaikan bahwa program yang diluncurkan akan disosialisasikan secara luas agar manfaatnya dapat dipahami dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.

READ  Jalur Curam Silayur Rawan Kecelakaan, Pemkot Semarang Tingkatkan Pengawasan dan Keselamatan Jalan

Menurutnya, keberhasilan gerakan kemanusiaan tidak hanya bergantung pada PMI, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Bulan Kemanusiaan ini merupakan gerakan bersama. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Andhie menambahkan, PMI berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap gerakan kemanusiaan dapat terus terpelihara.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL., MM(ARS), menegaskan bahwa nilai kemanusiaan yang diperjuangkan PMI sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang menempatkan manusia sebagai makhluk yang harus dihormati harkat dan martabatnya.

READ  Bawaslu Kota Semarang Kenalkan Praktik Penyelesaian Sengketa Pemilu kepada Mahasiswa UPGRIS

Ia menyoroti masih adanya pandangan yang menempatkan lansia dan penyandang disabilitas hanya sebagai penerima bantuan.

Padahal, mereka memiliki kemampuan dan potensi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.

“Lansia dan penyandang disabilitas bukan objek belas kasihan. Mereka adalah subjek pembangunan yang memiliki hak yang sama untuk hidup, berkarya, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial,” tegas Awal.

Ia mengungkapkan, semangat berbagi yang ditunjukkan para lansia menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang untuk berbuat baik.

Saat ini PMI Kota Semarang mencatat sekitar 1.500 lansia masih aktif mendonorkan darah secara rutin.

Bahkan, terdapat pendonor berusia 74 tahun yang telah mendonorkan darah ratusan kali.

READ  Handi Priyanto Resmi Jabat Sekda Kota Semarang, Agustina Minta Langsung Kerja Cepat

Dedikasi tersebut dinilai sebagai contoh nyata bahwa kepedulian terhadap sesama dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang usia.

Selain itu, PMI juga memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas untuk menjadi pendonor darah selama memenuhi syarat kesehatan yang ditentukan.

Menurut Awal, yang dibutuhkan pasien adalah darah yang sehat, bukan melihat kondisi fisik pendonornya.

Melalui Bulan Kemanusiaan 2026, PMI Kota Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menumbuhkan budaya gotong royong, memperkuat solidaritas sosial, serta ikut terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan.

Dengan mengusung semangat “kemanusiaan tanpa batas”, PMI ingin memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memberi, berbagi, dan menjadi bagian dari solusi bagi sesama yang membutuhkan.

Berita Terkait

STIKOM Semarang Bekali Generasi Muda Hadapi Transformasi Dunia Jurnalistik Digital
Polsek Genuk Salurkan Santunan untuk 130 Anak Yatim, Perkuat Semangat Berbagi di Bulan Muharam
Bawaslu Kota Semarang Kenalkan Praktik Penyelesaian Sengketa Pemilu kepada Mahasiswa UPGRIS
Sentuh Langsung Kebutuhan Warga, Polres Semarang Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis di Penawangan
Bandara Ahmad Yani Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Aksi Bersih Pantai dan Monitoring Mangrove
1.437 Petugas Sensus Ekonomi Mulai Sisir Kota Semarang, BPS Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
PMI Kota Semarang Gaungkan Kemanusiaan Inklusif Berbasis Nilai Pancasila
Hadapi Situasi Kritis, Personel Pemadam Bandara Ahmad Yani Jalani Tes Fisik

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:17 WIB

STIKOM Semarang Bekali Generasi Muda Hadapi Transformasi Dunia Jurnalistik Digital

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polsek Genuk Salurkan Santunan untuk 130 Anak Yatim, Perkuat Semangat Berbagi di Bulan Muharam

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:58 WIB

Bawaslu Kota Semarang Kenalkan Praktik Penyelesaian Sengketa Pemilu kepada Mahasiswa UPGRIS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:25 WIB

Sentuh Langsung Kebutuhan Warga, Polres Semarang Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis di Penawangan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Bandara Ahmad Yani Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Aksi Bersih Pantai dan Monitoring Mangrove

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:33 WIB

1.437 Petugas Sensus Ekonomi Mulai Sisir Kota Semarang, BPS Ajak Warga Berpartisipasi Aktif

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:57 WIB

PMI Kota Semarang Gaungkan Kemanusiaan Inklusif Berbasis Nilai Pancasila

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

Kick Off Bulan Kemanusiaan 2026, PMI Kota Semarang Ajak Warga Bangun Kepedulian Tanpa Batas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!