Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng 2026 Bersih dari Praktik Titipan

M Alim Nawawi

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLATEN, Kabarsatu.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya menjaga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri tahun ajaran 2026/2027 tetap bersih, transparan, dan bebas praktik titipan.

Penegasan itu ia sampaikan saat membuka pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (19/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Luthfi juga memperkenalkan slogan “No Titip-titip, No Jastip” sebagai bentuk peringatan keras terhadap praktik percaloan maupun jasa penitipan siswa.

Menurut Luthfi, seluruh calon siswa harus mengikuti proses seleksi sesuai aturan tanpa campur tangan pihak mana pun.

READ  Polres Semarang Siagakan 400 Personel, Perayaan May Day 2026 di Ungaran Berjalan Aman dan Kondusif

Ia mengaku tidak akan memberi toleransi terhadap pihak yang mencoba memanfaatkan jalur penerimaan siswa baru untuk kepentingan pribadi.

“Semua harus berjalan sesuai aturan. Tidak ada ruang untuk titipan ataupun jasa penitipan dalam SPMB di Jawa Tengah,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah favorit, tetapi dari kesungguhan siswa dalam belajar dan mengembangkan kemampuan diri.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Luthfi, membuka ruang pengawasan seluas-luasnya kepada masyarakat agar proses penerimaan siswa berjalan jujur dan terbuka.

Jika muncul pelanggaran yang disertai bukti kuat, aparat penegak hukum akan langsung mengambil tindakan.

READ  Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA

“Kita ingin menciptakan sistem pendidikan yang adil dan bisa dipercaya masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan kapasitas penerimaan SPMB tahun ini mencapai 231.724 kursi yang tersebar dalam 6.442 rombongan belajar.

Jumlah tersebut mencakup sekitar 40,83 persen dari total lulusan SMP sederajat di Jawa Tengah yang mencapai 567.500 siswa.

Untuk memperluas akses pendidikan, Pemprov Jateng bekerja sama dengan 139 SMA/SMK swasta melalui program sekolah kemitraan.

Program itu menyediakan kuota bagi 5.004 siswa dari keluarga kurang mampu dengan pembiayaan penuh dari APBD Provinsi Jawa Tengah.

READ  Unwahas Hadirkan Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul

Sadimin menambahkan, sistem SPMB tahun ini memanfaatkan integrasi berbagai basis data, mulai dari Dapodik, EMIS Kemenag, DTSEN, hingga data kependudukan dari Dispermasdesdukcapil Jateng.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah kini mengelola sistem informasi SPMB secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga sehingga sekolah tidak lagi menanggung biaya operasional sistem.

“Tahun lalu pelaksanaan SPMB Jawa Tengah berjalan baik dan minim aduan. Tahun ini kami ingin hasilnya lebih maksimal lagi,” ujar Sadimin.

Berita Terkait

Unwahas Hadirkan Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul
Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA
Live In di Desa Cendana, 102 Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Belajar Mandiri dan Tinggalkan Gawai Sejenak
Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Jadikan Sekolah Tani Penggerak Ketahanan Pangan
Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Guru
Penataan Prodi Diperkuat, Kemdiktisaintek Pastikan Tak Sekadar Ikuti Industri

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:24 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng 2026 Bersih dari Praktik Titipan

Senin, 11 Mei 2026 - 05:38 WIB

Unwahas Hadirkan Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA

Senin, 4 Mei 2026 - 08:28 WIB

Live In di Desa Cendana, 102 Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Belajar Mandiri dan Tinggalkan Gawai Sejenak

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:30 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Jadikan Sekolah Tani Penggerak Ketahanan Pangan

Kamis, 30 April 2026 - 18:26 WIB

Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Guru

Kamis, 30 April 2026 - 17:46 WIB

Penataan Prodi Diperkuat, Kemdiktisaintek Pastikan Tak Sekadar Ikuti Industri

Berita Terbaru

error: Content is protected !!