JEPARA | Kabarsatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu proyek yang akan segera direalisasikan adalah betonisasi ruas Jalan Jepara–Keling hingga perbatasan Kabupaten Pati, yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas warga dan distribusi barang.
Peningkatan jalan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang melakukan penyesuaian anggaran melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) untuk mempercepat penanganan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Melalui kebijakan tersebut, alokasi dana untuk ruas Jepara–Keling meningkat signifikan menjadi Rp37,1 miliar dari sebelumnya Rp7,9 miliar.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun konstruksi beton sepanjang kurang lebih 2,75 kilometer di sejumlah titik prioritas, termasuk wilayah Kecamatan Mlonggo dan Keling.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan bahwa ruas Jepara–Keling memiliki peran vital dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Selain menjadi akses utama warga, jalan tersebut juga menjadi jalur distribusi menuju kawasan industri dan PLTU Tanjung Jati yang setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar.
Menurut Henggar, penggunaan konstruksi beton dipilih karena lebih mampu menahan beban kendaraan berat dibandingkan perkerasan aspal.
Selain lebih kuat, jalan beton juga memiliki masa layanan yang lebih panjang sehingga lebih efisien dalam jangka panjang.
“Pembangunan ini akan menyambung ruas beton yang telah dibangun pada tahun sebelumnya sehingga manfaatnya akan lebih dirasakan masyarakat,” ujarnya saat meninjau lokasi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar.
Pemprov Jawa Tengah menargetkan pekerjaan fisik dimulai pada akhir Juli 2026.
Sebelum proyek berjalan, perbaikan sementara tetap dilakukan melalui penambalan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ary Bachtiar, menyambut baik dukungan pemerintah provinsi terhadap peningkatan infrastruktur di wilayahnya.
Ia menilai jalan Jepara–Keling merupakan salah satu urat nadi perekonomian daerah yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Ary berharap pembangunan tersebut dapat memperlancar arus transportasi, mempercepat distribusi hasil produksi masyarakat, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan kembali anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat penanganan jalan provinsi di berbagai daerah.
Dana tersebut diprioritaskan bagi ruas-ruas strategis yang berperan besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Dengan adanya program betonisasi ini, diharapkan akses transportasi di wilayah Jepara semakin baik sehingga mampu mendorong aktivitas ekonomi, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di pesisir utara Jawa Tengah.







