Gubernur Jateng Pantau SPMB 2026, Pastikan Proses Seleksi Transparan dan Bebas Titipan

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarsatu.id – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 guna memastikan seluruh proses berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan.

Dari hasil peninjauan di sejumlah posko layanan, pelaksanaan SPMB dinilai berjalan baik dengan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi.

Kunjungan dilakukan di Posko SPMB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan SMAN 3 Semarang pada Sabtu (13/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi berdialog dengan petugas serta masyarakat yang tengah mengurus proses pendaftaran.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan keluhan berarti dari masyarakat terkait pelaksanaan seleksi.

Bahkan, pelayanan yang diberikan oleh petugas mendapatkan apresiasi positif dari para orang tua maupun calon peserta didik.

“Dari hasil pemantauan, pelayanan berjalan baik. Masyarakat merasa terbantu dan memberikan penilaian yang sangat positif terhadap kinerja petugas,” ujar Ahmad Luthfi.

READ  Hari Lahir Pancasila 2026, FH Untag Semarang Soroti Pentingnya Etika dalam Pemanfaatan AI

Ia menjelaskan, kendala yang muncul selama proses pendaftaran sebagian besar bersifat teknis, terutama terkait penggunaan aplikasi daring, seperti unggah dokumen dan pengisian data peserta.

Namun, petugas di lapangan sigap memberikan pendampingan sehingga masalah dapat segera diselesaikan.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas dan tenaga pendidik yang tetap melayani masyarakat secara maksimal, termasuk pada hari libur.

Menurutnya, dedikasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh warga.

Saat berada di SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi menyaksikan langsung para guru yang membantu masyarakat memperoleh informasi dan pendampingan selama proses pendaftaran berlangsung.

“Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menentukan masa depan pendidikannya. Mereka adalah generasi penerus yang harus mendapat pelayanan terbaik,” katanya.

READ  Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA

Dalam arahannya, Ahmad Luthfi kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB melalui prinsip “No Titip-Titip, No Jastip”.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Adapun kuota penerimaan SMA Negeri terdiri dari jalur domisili sebesar 33 persen, afirmasi 32 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen.

Sementara pada SMK Negeri, kuota dibagi melalui jalur prestasi 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 5 persen.

“Kami ingin proses penerimaan siswa berjalan objektif dan akuntabel. Seluruh masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.

READ  Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Guru

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa pemerintah telah memperkuat infrastruktur teknologi untuk mendukung kelancaran SPMB 2026.

Pengembangan sistem dilakukan bersama Diskomdigi Jawa Tengah dan mitra teknologi guna mengantisipasi lonjakan akses pengguna.

Menurutnya, sistem pendaftaran kini didukung teknologi cloud dengan kemampuan penyesuaian kapasitas otomatis sehingga tetap stabil saat jumlah pendaftar meningkat.

Selain itu, tersedia sistem cadangan multi-zona yang memastikan layanan tetap berjalan meski terjadi gangguan pada salah satu pusat data.

Tak hanya itu, perlindungan data pribadi peserta didik juga menjadi perhatian utama melalui penerapan sistem keamanan siber berlapis guna mencegah kebocoran maupun ancaman serangan digital.

“Kami memastikan data peserta didik terlindungi dengan baik sehingga masyarakat dapat mengikuti proses pendaftaran dengan aman dan nyaman,” ujar Sadimin.

Berita Terkait

Haflah Akhirussanah 2026, TK Islam Lentera Hati Cetak Generasi Rabbani Berakhlak Mulia
UIN Walisongo Cetak Ribuan Lulusan, Siapkan Langkah Besar Menuju Kampus Bertaraf Dunia
Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng 2026 Bersih dari Praktik Titipan
Unwahas Hadirkan Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul
Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA
Live In di Desa Cendana, 102 Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Belajar Mandiri dan Tinggalkan Gawai Sejenak
Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Jadikan Sekolah Tani Penggerak Ketahanan Pangan
Kemenag Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Guru

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:31 WIB

Gubernur Jateng Pantau SPMB 2026, Pastikan Proses Seleksi Transparan dan Bebas Titipan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:42 WIB

Haflah Akhirussanah 2026, TK Islam Lentera Hati Cetak Generasi Rabbani Berakhlak Mulia

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:39 WIB

UIN Walisongo Cetak Ribuan Lulusan, Siapkan Langkah Besar Menuju Kampus Bertaraf Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:24 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng 2026 Bersih dari Praktik Titipan

Senin, 11 Mei 2026 - 05:38 WIB

Unwahas Hadirkan Prodi Teknik Pertambangan dan Fisioterapi, Siap Cetak SDM Unggul

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:35 WIB

Jateng Jadi Pelopor, Pendidikan Koperasi Masuk Kurikulum SD hingga SMA

Senin, 4 Mei 2026 - 08:28 WIB

Live In di Desa Cendana, 102 Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Belajar Mandiri dan Tinggalkan Gawai Sejenak

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:30 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Jadikan Sekolah Tani Penggerak Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!