SEMARANG | Kabarsatu.id – UIN Walisongo Semarang kembali meluluskan mahasiswa program Sarjana, Magister, dan Doktor dalam wisuda periode Mei 2026 yang berlangsung di Auditorium Kampus 3, Sabtu (23/5/2026).
Momentum tersebut dimanfaatkan kampus untuk memperkenalkan berbagai program strategis dalam upaya memperkuat posisi menuju World Class University.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Musahadi, menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga nilai kemanusiaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
Menurutnya, gelar akademik bukan sekadar simbol keberhasilan pendidikan, melainkan amanah moral yang harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Musahadi juga memaparkan perkembangan internasionalisasi kampus yang terus meningkat.
Tahun ini, ratusan calon mahasiswa asing tercatat mendaftar untuk melanjutkan pendidikan di UIN Walisongo Semarang.
Kampus pun memperluas kerja sama global melalui program magang internasional serta skema double degree dengan sejumlah universitas luar negeri.
Salah satu program unggulan yang segera berjalan yakni pengiriman 15 mahasiswa ke Shih Chien University pada September 2026.
Para mahasiswa tidak hanya mengikuti program double degree, tetapi juga menjalani magang di sejumlah perusahaan di Taiwan dengan dukungan fasilitas pendapatan bulanan hingga puluhan juta rupiah.
Selain memperkuat jejaring internasional, kampus juga tengah bersiap menghadapi visitasi akreditasi internasional ACQUIN pada Juli 2026.
Sebanyak 38 program studi akan mengikuti proses tersebut sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan dan daya saing global.
Di sektor akademik, UIN Walisongo Semarang membuka sejumlah program studi baru yang menyesuaikan kebutuhan industri modern dan perkembangan digital.
Program tersebut meliputi Perpustakaan dan Sains Informasi, Ilmu Hadis, Bisnis Digital, hingga Kedokteran.
Kampus juga membuka berbagai jalur beasiswa untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Program yang tersedia antara lain Beasiswa Indonesia Bangkit, beasiswa tahfidz 30 juz, jalur prestasi dengan pembebasan UKT penuh, serta beasiswa rekomendasi KALAM bagi alumni yang melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
Musahadi menegaskan, seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas yang dapat diakses generasi muda tanpa terbebani persoalan biaya.







