Apindo Jateng Resmi Dilantik, Kolaborasi Pengusaha dan Pekerja Didorong Perkuat Ekonomi Daerah

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarsatu.id – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Hotel Patra Semarang, Rabu (3/6/2026).

Momentum tersebut menjadi ajang konsolidasi dunia usaha untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin dinamis.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis akan menjadi modal besar bagi Jawa Tengah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai tekanan global.

Ia menilai keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh investasi dan industri, tetapi juga oleh kuatnya komunikasi serta kerja sama antara perusahaan dan tenaga kerja.

READ  Jateng Bidik Pasar Global Lewat Pengembangan Wisata Ramah Muslim dan Ekonomi Syariah

Dengan terciptanya hubungan yang saling mendukung, iklim usaha akan tetap kondusif dan mampu menarik lebih banyak investasi.

Taj Yasin menyebut Jawa Tengah saat ini berada dalam posisi yang cukup baik dengan pertumbuhan ekonomi yang melampaui rata-rata nasional.

Capaian tersebut didukung oleh sektor manufaktur yang terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Karena itu, ia berharap kepengurusan Apindo yang baru dapat mengambil peran lebih besar dalam memperkuat sektor industri, khususnya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

Menurutnya, upaya tersebut penting untuk menjaga daya tahan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

READ  CJIBF 2026 Dorong Investasi Hijau, Jateng Siapkan 12 Kawasan Industri Baru

Ketua DPP Apindo Jawa Tengah periode 2026–2031, Helmi Tas’an Wartono, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar dunia usaha mampu bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Helmi menilai Jawa Tengah memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya tetap menjadi tujuan investasi yang menarik.

Mulai dari ketersediaan tenaga kerja, kawasan industri yang terus berkembang, hingga dukungan infrastruktur dan kebijakan pemerintah yang mendukung iklim investasi.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pelaku usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan ekonomi dunia hingga dampak ketegangan geopolitik internasional.

Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara dunia usaha, pemerintah, dan serikat pekerja untuk menjaga keberlangsungan sektor industri.

READ  Nawal Yasin Yakin UMKM Jawa Tengah Siap Bersaing di Pasar Global

Sementara itu, Ketua Umum DPN Apindo, Shinta W. Kamdani, mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Ia mendorong Apindo Jawa Tengah untuk terus memperjuangkan kepentingan dunia usaha sekaligus berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan.

Pelantikan pengurus Apindo Jawa Tengah tersebut ditutup dengan forum diskusi yang membahas strategi pelaku usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi global dan tantangan geopolitik.

Kegiatan itu diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat daya saing dunia usaha sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tetap positif di masa mendatang.

Berita Terkait

BPD Diminta Jadi Motor Penggerak UMKM di Tengah Tantangan Fiskal Daerah
Jateng Bidik Pasar Global Lewat Pengembangan Wisata Ramah Muslim dan Ekonomi Syariah
Akhir Pekan Jelang Iduladha, Penumpang Kereta di Daop 4 Semarang Tembus 109 Ribu Orang
CJIBF 2026 Dorong Investasi Hijau, Jateng Siapkan 12 Kawasan Industri Baru
UMKM Sumbang Lebih dari 20 Persen Investasi Jawa Tengah, Bukti Kuatnya Ekonomi Kerakyatan
Nawal Yasin Yakin UMKM Jawa Tengah Siap Bersaing di Pasar Global
Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Investasi dan Konsumsi Jadi Penggerak Utama

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:53 WIB

BPD Diminta Jadi Motor Penggerak UMKM di Tengah Tantangan Fiskal Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:29 WIB

Apindo Jateng Resmi Dilantik, Kolaborasi Pengusaha dan Pekerja Didorong Perkuat Ekonomi Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:57 WIB

Jateng Bidik Pasar Global Lewat Pengembangan Wisata Ramah Muslim dan Ekonomi Syariah

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:47 WIB

Akhir Pekan Jelang Iduladha, Penumpang Kereta di Daop 4 Semarang Tembus 109 Ribu Orang

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:24 WIB

CJIBF 2026 Dorong Investasi Hijau, Jateng Siapkan 12 Kawasan Industri Baru

Senin, 11 Mei 2026 - 20:13 WIB

UMKM Sumbang Lebih dari 20 Persen Investasi Jawa Tengah, Bukti Kuatnya Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:16 WIB

Nawal Yasin Yakin UMKM Jawa Tengah Siap Bersaing di Pasar Global

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:55 WIB

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Investasi dan Konsumsi Jadi Penggerak Utama

Berita Terbaru

error: Content is protected !!