Keluhan Menahun Berujung Aduan ke DPRD, Warga Candirejo Minta Lurah Lengser

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN | Kabarsatu.id – Sejumlah warga Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mendatangi DPRD Kabupaten Semarang untuk menyampaikan berbagai keluhan terkait penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kelurahan.

Dalam audiensi yang berlangsung pada Senin (15/6/2026), warga secara terbuka meminta pemerintah daerah mengevaluasi dan mengganti lurah yang saat ini menjabat.

Aspirasi tersebut diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, di Ruang Aspirasi DPRD.

Kehadiran warga menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Perwakilan warga, Yohanes Sugiwiyarno, mengatakan masyarakat merasa tidak lagi mendapatkan pelayanan publik yang optimal.

Menurutnya, berbagai upaya penyampaian keluhan sebelumnya belum membuahkan perubahan yang berarti sehingga warga memilih membawa persoalan tersebut ke DPRD.

READ  Prestasi Kepemimpinan Diakui Nasional, Bupati Brebes Sabet Disway Top Regional Leader Awards 2026

“Kami datang untuk menyampaikan keresahan masyarakat yang sudah berlangsung cukup lama. Harapan kami ada perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi yang terjadi di Candirejo,” ujarnya.

Dalam audiensi itu, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai menjadi sumber ketidakpuasan masyarakat.

Di antaranya pelayanan administrasi yang dianggap berbelit, komunikasi yang kurang harmonis antara pemerintah kelurahan dan warga, hingga minimnya pelibatan masyarakat dalam beberapa kebijakan dan program di tingkat kelurahan.

Selain pelayanan publik, warga juga menyoroti pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Mereka meminta adanya penelusuran terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

READ  PC JATMA Aswaja Jepara Resmi Dilantik, Siap Bergerak untuk Umat dan Bangsa

Tak hanya itu, pembentukan sejumlah lembaga kemasyarakatan dan pengelolaan program pembangunan juga menjadi perhatian warga.

Mereka berharap seluruh proses yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terbuka, partisipatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut warga, berbagai persoalan tersebut telah memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kelurahan.

Karena itu, mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Semarang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di Kelurahan Candirejo.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah.

Menurut Bondan, kewenangan pembinaan dan pengawasan terhadap lurah berada di tangan Bupati melalui perangkat daerah terkait, termasuk BKPSDM dan Inspektorat.

READ  Menuju Pilkades 2027, Fatkhuroji Tawarkan Gagasan Pembangunan Berkelanjutan untuk Kalinusu

“DPRD akan meneruskan aspirasi masyarakat ini kepada pihak yang berwenang. Kami berharap ada langkah konkret untuk merespons berbagai keluhan yang telah disampaikan warga,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seorang lurah memiliki tanggung jawab sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Oleh karena itu, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen warga.

Audiensi tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi melalui jalur resmi.

Kini, warga Candirejo menunggu langkah lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Semarang terkait tuntutan evaluasi terhadap kepemimpinan lurah yang mereka nilai sudah tidak lagi sejalan dengan harapan masyarakat.

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Sidokkes Polres Jepara Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Dua Tim E-Sports Jepara Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026, Bidik Prestasi Terbaik untuk Bumi Kartini
Ratusan Personel Disiagakan, Polres Boyolali Kawal Pendadaran PSHT Berjalan Kondusif
Polres Semarang Berangkatkan Dua Tim Terbaik ke Turnamen Mobile Legends Kapolda Jateng Cup 2026
Wakapolres Boyolali Cek Kesiapan Personel Amankan Liga 4 Nasional di Stadion Kebo Giro
Kapolres Demak Cup 2026 Season 2, Ajang Cetak Atlet E-Sport Berprestasi Menuju Tingkat Nasional
Sambut Piala Dunia 2026, Polres Kudus Gelar Nobar Gratis untuk Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Diduga Jadi Lokasi Pelangsiran Solar Subsidi, Aktivitas di SPBU Susukan Banjarnegara Disorot

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:47 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sidokkes Polres Jepara Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:41 WIB

Dua Tim E-Sports Jepara Siap Berlaga di Kapolda Cup 2026, Bidik Prestasi Terbaik untuk Bumi Kartini

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:39 WIB

Ratusan Personel Disiagakan, Polres Boyolali Kawal Pendadaran PSHT Berjalan Kondusif

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:26 WIB

Polres Semarang Berangkatkan Dua Tim Terbaik ke Turnamen Mobile Legends Kapolda Jateng Cup 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:31 WIB

Wakapolres Boyolali Cek Kesiapan Personel Amankan Liga 4 Nasional di Stadion Kebo Giro

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:45 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Season 2, Ajang Cetak Atlet E-Sport Berprestasi Menuju Tingkat Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:28 WIB

Sambut Piala Dunia 2026, Polres Kudus Gelar Nobar Gratis untuk Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:46 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pelangsiran Solar Subsidi, Aktivitas di SPBU Susukan Banjarnegara Disorot

Berita Terbaru

KABAR JAWA TENGAH

BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026, Wagub Jateng Jadi Responden Pertama

Senin, 15 Jun 2026 - 15:49 WIB

error: Content is protected !!