BATANG, Kabarsatu.id – Pengurus Cabang Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah Ahlussunnah wal Jamaah (PC JATMA Aswaja) Kabupaten Jepara periode 2026–2031 resmi menerima amanah kepengurusan dalam prosesi pelantikan yang berlangsung pada Ahad, 3 Mei 2026.
Panitia menggelar acara tersebut di Pondok Pesantren Darul Ulum Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini juga menegaskan kembali posisi Habib Muhammad Luthfi bin Yahya sebagai Rais Aamiin JATMA Aswaja.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan kehadiran para ulama, tokoh agama, pengurus thariqah, serta jamaah dari berbagai daerah yang turut memberikan dukungan bagi kepengurusan baru.
Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya menekankan pentingnya istiqomah dalam menjalani thariqah.
Menurutnya, thariqah menjadi jalan untuk menjaga hati agar tetap bersih, tenang, dan tidak mudah terpengaruh oleh upaya adu domba.
Ia menegaskan bahwa pengamalan thariqah tidak boleh memisahkan seseorang dari tanggung jawab sebagai warga negara. Justru, kecintaan kepada bangsa dan negara harus semakin kuat.
“Sebagai pribadi dan warga negara Indonesia, kita harus selalu bertanya, apa yang sudah kita lakukan untuk membela Merah Putih. Apakah kita akan menjaga NKRI atau justru mengecewakan para pendiri bangsa. Tentu jawabannya adalah membela tanah air Indonesia,” tegas Habib Luthfi.
Pesan tersebut mengingatkan seluruh jamaah bahwa nilai spiritual dan semangat kebangsaan harus berjalan bersama.
Wakil Ketua Tanfidziyah Kabupaten Jepara, Lukman Hakim, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru tidak menunda langkah organisasi setelah pelantikan.
Ia mendorong seluruh pengurus segera menggelar rapat kerja untuk menyusun program prioritas yang mencakup jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.
Menurutnya, perencanaan yang matang akan menjadi fondasi penting agar PC JATMA Aswaja Kabupaten Jepara mampu menjalankan perannya secara maksimal di tengah masyarakat.
“Kepengurusan yang baru harus segera menyusun langkah kerja yang jelas dan terarah agar keberadaan organisasi benar-benar memberi manfaat bagi umat,” jelasnya.
Lukman juga berharap PC JATMA Aswaja menjadi rumah besar bagi para salikin, muridin, muhibbin, dan seluruh muslimin muslimat di Kabupaten Jepara.
Melalui wadah tersebut, mereka dapat memperkuat ukhuwah, meningkatkan daya saing, serta menjaga persatuan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa organisasi ini harus hadir sebagai kekuatan yang membawa manfaat nyata bagi kemanusiaan dan persatuan bangsa.
“Semoga JATMA Aswaja Kabupaten Jepara mampu menjadi wadah yang memperkuat persatuan umat, menjaga nilai kebangsaan, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.







