SRAGEN, Kabarsatu.id – Semangat gotong royong terus mewarnai pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Meski hari Minggu menjadi waktu libur bagi sebagian orang, anggota Satgas TMMD bersama warga tetap turun ke lapangan untuk melanjutkan pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter yang menjadi sasaran utama program.
Pekerjaan tersebut terus dipercepat agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
Jalan yang sedang dibangun itu nantinya akan mempermudah akses masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pertanian, dan mobilitas warga sehari-hari.
Kekompakan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas di lokasi.
Anggota Satgas tampil dengan seragam loreng, sementara warga mengenakan kaos kuning yang membuat suasana kerja tampak serasi dan penuh kebersamaan.
Perpaduan itu bahkan dikenal warga sebagai kolaborasi antara pasukan kuning dan pasukan loreng.
Parno, salah satu warga yang ikut dalam pengecoran jalan, mengatakan kaos kuning tersebut merupakan hadiah dari toko material yang dibagikan oleh anggota Satgas TMMD.
Ia bersama warga lain sengaja mengenakannya agar terlihat kompak saat bekerja.
“Kaos ini hadiah dari toko material yang dibagikan anggota Satgas TMMD. Kami pakai bersama supaya seragam dan terlihat kompak, biar tidak kalah dengan bapak-bapak TNI yang memakai seragam loreng. Selain itu, kaos ini juga nyaman dipakai saat bekerja di bawah panas matahari,” kata Parno.
Menurutnya, kebersamaan seperti ini membuat warga semakin bersemangat membantu pembangunan desa.
Mereka merasa bangga bisa ikut terlibat langsung dalam program yang manfaatnya akan dirasakan bersama.
Sementara itu, Sertu Sunardi menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak lepas dari dukungan warga.
Ia menyebut, kekompakan dan kerja sama yang baik menjadi modal utama dalam menyelesaikan setiap sasaran fisik.
“Kami bekerja bersama warga dengan tujuan yang sama, yaitu menuntaskan pengecoran jalan ini. Tanggung jawab kami sama, yakni menyukseskan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui semangat gotong royong antara pasukan kuning dan pasukan loreng, TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan erat antara TNI dan masyarakat.







