PEMALANG, Kabarsatu.id – Seorang siswa sekolah dasar berusia 7 tahun meninggal dunia usai tenggelam saat mengikuti latihan renang di sebuah kolam renang yang berada di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Minggu (3/5/2026).
Kapolsek Randudongkal AKP Sudaryo menjelaskan, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.45 WIB.
Petugas piket SPKT Polsek Randudongkal segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kronologi pasti kejadian tersebut.
Korban diketahui merupakan anak perempuan asal Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.
Saat peristiwa terjadi, korban sedang mengikuti kursus renang perdana bersama salah satu klub renang di wilayah Desa Lodaya sekitar pukul 07.30 WIB.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sempat berada di area kolam bersama peserta latihan lainnya.
Namun, tidak ada yang menyadari saat korban tenggelam.
Keberadaan korban baru diketahui ketika seorang pelatih yang sedang mendampingi peserta lain merasakan kakinya menyentuh sesuatu di dasar kolam.
Setelah diperiksa, ternyata tubuh korban berada di dasar kolam dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Pelatih kemudian langsung mengangkat korban dari dalam air dan berupaya memberikan pertolongan pertama di lokasi.
Namun, korban tidak menunjukkan respons.
Orang tua korban bersama pelatih kemudian segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sayangnya, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan sudah dalam kondisi tidak bernapas dan tidak sadarkan diri.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam setelah paru-parunya kemasukan air.
Untuk kepentingan penyelidikan, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar area kolam renang.
Polisi juga terus meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola dan pelatih renang.
AKP Sudaryo menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
“Kami masih mendalami seluruh keterangan dan kondisi di lokasi untuk mengetahui secara jelas penyebab kejadian ini,” ujar Kapolsek.







