JEPARA | Kabarsatu.id – Ratusan warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, memadati jalan desa dalam kegiatan Pawai Obor dan Semarak Hijriah 1448 H yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) malam.
Acara yang diinisiasi oleh berbagai badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) tingkat ranting tersebut berlangsung meriah sekaligus sarat nilai keagamaan.
Kegiatan diawali dengan pawai obor yang melibatkan santri, pelajar madrasah diniyah, jamaah masjid, dan pondok pesantren dari seluruh wilayah Desa Bawu.
Dengan membawa obor dan berbagai atribut kreatif, peserta berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan sebelum berkumpul di Gedung NU Desa Bawu.
Petinggi Desa Bawu, Kuwat Setiawan, mengapresiasi kekompakan seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana peringatan Tahun Baru Islam, tetapi juga media memperkuat persatuan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Rohim menjelaskan bahwa Semarak Hijriah merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun hubungan yang lebih erat antar lembaga pendidikan agama, masjid, dan masyarakat.
Berbagai kontingen yang berasal dari madrasah diniyah dan masjid menampilkan kreasi terbaik mereka selama pawai berlangsung.
Antusiasme warga yang memadati sepanjang jalur pawai semakin menambah semarak perayaan malam pergantian tahun Hijriah.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori.
Selain memberikan apresiasi kepada peserta terbaik, penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh kontingen untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang membangun kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Bawu menunjukkan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual, tetapi juga sarana memperkuat tali persaudaraan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Aries P)







