Edukasi Kesehatan Ginjal untuk Santri, Polkesmar Luncurkan Gerakan SPG di Ponpes Al-Badriyah 2

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK | Kabarsatu.id – Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak usia remaja menjadi fokus kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar Poltekkes Kemenkes Semarang di Pondok Pesantren Al-Badriyah 2, Mranggen, Demak.

Melalui program Santri Peduli Ginjal (SPG), para santri diajak memahami cara mencegah penyakit ginjal kronis melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (19/6/2026) tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Pengabmas, Nanang Qosim, bersama Salikun, Fikril Mustofa, serta sejumlah mahasiswa kesehatan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan santri mengenai kesehatan ginjal sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan pesantren.

Dalam pemaparannya, Nanang menjelaskan bahwa penyakit ginjal kronis menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai karena sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal.

READ  Rotasi Pejabat Utama Polres Demak, Kapolres Tekankan Integritas dan Pelayanan Prima

Akibatnya, banyak penderita baru menyadari kondisinya setelah fungsi ginjal mengalami penurunan yang cukup serius.

Menurutnya, edukasi kepada remaja menjadi langkah penting untuk membentuk perilaku sehat sejak dini.

Kebiasaan sederhana seperti mencukupi kebutuhan air putih, mengurangi konsumsi minuman manis, menjaga pola makan, dan rutin berolahraga dapat membantu menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Selain penyuluhan kesehatan, para santri juga mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar tubuh, hingga pemeriksaan gula darah.

Kegiatan tersebut bertujuan mendeteksi faktor risiko kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap kondisi ginjal.

READ  Polres Semarang Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis

Materi edukasi disampaikan oleh Salikun yang menjelaskan peran penting ginjal dalam tubuh, termasuk menyaring darah, membuang zat sisa metabolisme, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu mengontrol tekanan darah.

Ia juga mengingatkan para santri untuk mengenali tanda-tanda gangguan ginjal, seperti pembengkakan pada tubuh, mudah lelah, mual, hingga perubahan pola buang air kecil.

Dalam kesempatan itu, peserta diperkenalkan dengan konsep hidup sehat CERDIK, yaitu cek kesehatan secara rutin, menghindari asap rokok, rajin beraktivitas fisik, menerapkan pola makan seimbang, beristirahat cukup, dan mampu mengelola stres.

Sebagai bentuk tindak lanjut, tim pengabdian membagikan media edukasi berupa leaflet yang berisi informasi mengenai fungsi ginjal, faktor risiko penyakit ginjal kronis, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahannya.

READ  Tradisi Kabumi Desa Mindahan Jadi Ajang Syukur dan Pelestarian Budaya

Kegiatan ditutup dengan deklarasi Gerakan Santri Peduli Ginjal yang diikuti seluruh peserta.

Melalui deklarasi tersebut, para santri berkomitmen menjalankan gaya hidup sehat dan menjadi pelopor dalam mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan ginjal di lingkungan pesantren maupun masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Badriyah 2, Ahmad Dliya’uddin Zabidi, menyambut baik kegiatan tersebut.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh santri dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan pesantren yang lebih sehat dan peduli terhadap pencegahan penyakit.

Berita Terkait

Pawai Obor Semarakkan Tahun Baru Islam di Desa Bawu, Warga Tunjukkan Kekompakan dan Semangat Ukhuwah
Polres Kudus Jadi Pendamping Nafis Saat Ambil Rapor, Beri Semangat untuk Terus Raih Cita-cita
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Sragen, Pekerjaan Dimulai Agustus 2026
Polres Boyolali Berbagi Kepedulian, 150 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga
Aktivitas Penambangan Batu di Kali Petung Limpung Jadi Sorotan Warga, Legalitas Dipertanyakan
Razia Pekat Polres Demak Berbuah Hasil, Puluhan Botol Miras dan Bahan Oplosan Diamankan
Menyusuri Rob Demi Kemanusiaan, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Bertahan di Kawasan Tergenang
Warga Terdampak Tambang Galian C Mengadu ke DPRD, Komisi C Soroti Kerusakan Jalan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:50 WIB

Edukasi Kesehatan Ginjal untuk Santri, Polkesmar Luncurkan Gerakan SPG di Ponpes Al-Badriyah 2

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:16 WIB

Pawai Obor Semarakkan Tahun Baru Islam di Desa Bawu, Warga Tunjukkan Kekompakan dan Semangat Ukhuwah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:26 WIB

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak di Sragen, Pekerjaan Dimulai Agustus 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:56 WIB

Polres Boyolali Berbagi Kepedulian, 150 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Aktivitas Penambangan Batu di Kali Petung Limpung Jadi Sorotan Warga, Legalitas Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:10 WIB

Razia Pekat Polres Demak Berbuah Hasil, Puluhan Botol Miras dan Bahan Oplosan Diamankan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:29 WIB

Menyusuri Rob Demi Kemanusiaan, Kapolres Kendal Datangi Warga yang Bertahan di Kawasan Tergenang

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:59 WIB

Warga Terdampak Tambang Galian C Mengadu ke DPRD, Komisi C Soroti Kerusakan Jalan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!