Ahmad Luthfi Tegaskan Komitmen Wujudkan Dunia Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | Kabarsatu.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menciptakan pembangunan yang inklusif kembali ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Ia memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam memperoleh pekerjaan, mengembangkan usaha, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan saat Rembug Pembangunan Jawa Tengah 2026 wilayah Subosukowonosraten yang digelar di Pendopo Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026).

Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi dari komunitas difabel menjadi salah satu perhatian utama.

Perwakilan Forum Komunikasi Difabel Boyolali, Sri Setyaningsih, menyampaikan sejumlah kebutuhan yang masih dihadapi penyandang disabilitas.

Mulai dari akses ketenagakerjaan, bantuan permodalan usaha, fasilitas pelatihan, transportasi yang ramah difabel, hingga keterlibatan dalam berbagai program ekonomi masyarakat.

READ  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026 untuk Jaring Talenta Muda

Menurut Sri, penyandang disabilitas merupakan kelompok yang memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi meskipun tidak seluruhnya berada dalam kategori masyarakat miskin.

Karena itu, ia berharap pendataan sosial yang dilakukan pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan mempertimbangkan kebutuhan khusus yang mereka miliki.

Ia juga menyoroti masih terbatasnya kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Tidak sedikit perusahaan yang dinilai masih selektif dalam menerima pekerja difabel sehingga banyak lulusan pelatihan yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Selain akses kerja, dukungan terhadap pelaku UMKM difabel juga menjadi perhatian.

READ  VIP Room Baru Adi Soemarmo Dibangun, Jawa Tengah Siapkan Gerbang Udara Bertaraf Internasional

Berbagai usaha yang dijalankan penyandang disabilitas, seperti kuliner, jasa menjahit, hingga kerajinan, dinilai memiliki potensi berkembang apabila mendapatkan akses permodalan dan pendampingan yang memadai.

Di sektor pariwisata, Sri berharap destinasi wisata di Jawa Tengah dapat semakin ramah terhadap penyandang disabilitas melalui penyediaan fasilitas pendukung, seperti jalur kursi roda, toilet khusus, serta layanan yang mudah diakses.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan kelompok disabilitas terpinggirkan.

Menurutnya, keberadaan regulasi afirmasi ketenagakerjaan harus menjadi dasar bagi perusahaan maupun BUMD untuk membuka peluang yang lebih luas bagi pekerja difabel.

READ  Ahmad Luthfi Libatkan KPK Awasi Tambang, Jateng Siapkan Tata Kelola Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Ia menjelaskan bahwa ketentuan mengenai kuota tenaga kerja penyandang disabilitas sudah diatur dan perlu dijalankan secara konsisten.

Dengan demikian, hasil pelatihan yang selama ini diberikan dapat benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian.

Gubernur juga meminta perangkat daerah terkait untuk memperkuat program pemberdayaan di tingkat kecamatan agar mampu menjadi ruang pengembangan keterampilan dan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

Bagi Ahmad Luthfi, keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari jumlah pelatihan yang diselenggarakan, tetapi dari seberapa besar peluang kerja, akses usaha, dan kemandirian yang berhasil diciptakan bagi penyandang disabilitas di Jawa Tengah.

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026 untuk Jaring Talenta Muda
Wagub Jateng Dorong SPPG Prioritaskan Telur dari Peternak Daerah untuk Program MBG
Ahmad Luthfi Libatkan KPK Awasi Tambang, Jateng Siapkan Tata Kelola Lebih Bersih dan Berkelanjutan
Kenaikan BBM Non-Subsidi Diwaspadai, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan
Kolaborasi Polda Jateng dan Komunitas Ojol Wujudkan Rumah Baru bagi Korban Kebakaran
Luthfi Terima Top Regional Leader 2026, Penguatan UMKM dan Ekraf Jateng Tuai Apresiasi Nasional
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Rp200 Miliar Anggaran Dialihkan
Jawa Tengah Pertahankan WTP ke-15 Kali Berturut-turut, Tindak Lanjut Temuan BPK Tertinggi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:52 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026 untuk Jaring Talenta Muda

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:48 WIB

Wagub Jateng Dorong SPPG Prioritaskan Telur dari Peternak Daerah untuk Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ahmad Luthfi Libatkan KPK Awasi Tambang, Jateng Siapkan Tata Kelola Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:54 WIB

Kenaikan BBM Non-Subsidi Diwaspadai, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:45 WIB

Kolaborasi Polda Jateng dan Komunitas Ojol Wujudkan Rumah Baru bagi Korban Kebakaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Luthfi Terima Top Regional Leader 2026, Penguatan UMKM dan Ekraf Jateng Tuai Apresiasi Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 20:30 WIB

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Rp200 Miliar Anggaran Dialihkan

Senin, 8 Juni 2026 - 18:09 WIB

Jawa Tengah Pertahankan WTP ke-15 Kali Berturut-turut, Tindak Lanjut Temuan BPK Tertinggi Nasional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!