Ahmad Luthfi Libatkan KPK Awasi Tambang, Jateng Siapkan Tata Kelola Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarsatu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah tegas untuk memperbaiki pengelolaan sektor pertambangan dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan tata kelola pertambangan yang lebih transparan, tertib, dan berkelanjutan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Oleh karena itu, seluruh aktivitas pertambangan harus berjalan sesuai aturan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif.

Dalam proses pembenahan tersebut, Pemprov Jateng akan melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek, mulai dari sistem perizinan, pengawasan operasional, kesesuaian tata ruang, hingga penanganan aktivitas pertambangan tanpa izin yang masih ditemukan di sejumlah daerah.

READ  Musda XI MUI Jateng Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Ketahanan Sosial

Menurut Luthfi, pendampingan dari KPK menjadi langkah penting untuk memastikan proses penataan berjalan objektif dan bebas dari praktik yang berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum.

“Kami ingin pengelolaan pertambangan dilakukan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pendampingan KPK, proses perbaikan akan lebih terarah dan memberikan kepastian bagi semua pihak,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, pemerintah juga akan mengedepankan langkah pencegahan melalui penyempurnaan regulasi dan peningkatan koordinasi antarinstansi.

READ  Jateng Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meminimalkan pelanggaran sekaligus meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan yang berlaku.

Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah, kebutuhan material tambang terus meningkat.

Berbagai proyek strategis membutuhkan pasokan bahan baku yang cukup, sehingga pemerintah berupaya memastikan seluruh kebutuhan tersebut dipenuhi dari aktivitas pertambangan yang legal dan bertanggung jawab.

Pemprov Jateng menegaskan bahwa penataan sektor pertambangan bukanlah bentuk pembatasan investasi.

Sebaliknya, langkah tersebut bertujuan menciptakan iklim usaha yang sehat, memberikan kepastian hukum, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

READ  CJIBF 2026 Dorong Investasi Hijau, Jateng Siapkan 12 Kawasan Industri Baru

Sejumlah izin usaha yang tidak memenuhi ketentuan juga telah dievaluasi sebagai bagian dari upaya penegakan aturan.

Pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh pelaku usaha memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan kegiatan pertambangan sesuai regulasi.

Melalui sinergi dengan KPK, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis dapat mewujudkan sistem pengelolaan pertambangan yang lebih baik.

Dengan tata kelola yang kuat, sektor ini diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian, pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026 untuk Jaring Talenta Muda
Wagub Jateng Dorong SPPG Prioritaskan Telur dari Peternak Daerah untuk Program MBG
Kenaikan BBM Non-Subsidi Diwaspadai, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan
Kolaborasi Polda Jateng dan Komunitas Ojol Wujudkan Rumah Baru bagi Korban Kebakaran
Luthfi Terima Top Regional Leader 2026, Penguatan UMKM dan Ekraf Jateng Tuai Apresiasi Nasional
Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Rp200 Miliar Anggaran Dialihkan
Jawa Tengah Pertahankan WTP ke-15 Kali Berturut-turut, Tindak Lanjut Temuan BPK Tertinggi Nasional
Tahun 2026, Pemprov Jateng Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Jembatan di Sejumlah Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:52 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026 untuk Jaring Talenta Muda

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:48 WIB

Wagub Jateng Dorong SPPG Prioritaskan Telur dari Peternak Daerah untuk Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ahmad Luthfi Libatkan KPK Awasi Tambang, Jateng Siapkan Tata Kelola Lebih Bersih dan Berkelanjutan

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:54 WIB

Kenaikan BBM Non-Subsidi Diwaspadai, Pemprov Jateng Siapkan Langkah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:45 WIB

Kolaborasi Polda Jateng dan Komunitas Ojol Wujudkan Rumah Baru bagi Korban Kebakaran

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Luthfi Terima Top Regional Leader 2026, Penguatan UMKM dan Ekraf Jateng Tuai Apresiasi Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 20:30 WIB

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Rp200 Miliar Anggaran Dialihkan

Senin, 8 Juni 2026 - 18:09 WIB

Jawa Tengah Pertahankan WTP ke-15 Kali Berturut-turut, Tindak Lanjut Temuan BPK Tertinggi Nasional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!