Jejak Ulama di Ambang Lupa, UIN Salatiga dan Nahdlatut Turots Dorong Kesadaran Sejarah

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN | KabarSatu.id – Di balik lembar-lembar naskah tua yang mulai rapuh, tersimpan jejak panjang pemikiran ulama Nusantara. Namun, tanpa perawatan serius, warisan itu terancam hilang. Kegelisahan inilah yang mendorong Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Salatiga melakukan kunjungan ke Nahdlatut Turots di Bangkalan, Jawa Timur.

Kunjungan ini menjadi lebih dari sekadar agenda akademik. Ia menjelma sebagai upaya membangkitkan kesadaran bahwa literasi tidak berhenti pada buku-buku baru, tetapi juga berakar pada manuskrip lama yang menyimpan nilai, tradisi, dan cara berpikir para ulama.

READ  Polres Salatiga Periksa Sarpras, Pastikan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Di antara naskah yang dirawat, terdapat karya-karya penting Syaikhona Kholil, tokoh sentral dalam sejarah keilmuan Islam di Nusantara. Sayangnya, tidak sedikit naskah ditemukan dalam kondisi memprihatinkanlapuk, kusam, bahkan nyaris hancur.

Ketua Nahdlatut Turots, Usman Hasan Al-Akhyari, menyebut kondisi ini sebagai peringatan keras bagi semua pihak.

“Banyak naskah disimpan tanpa standar yang memadai. Padahal di dalamnya ada ilmu, sejarah, bahkan identitas kita. Kalau hilang, kita kehilangan lebih dari sekadar dokumen,” ujarnya.

READ  Pasukan Kuning dan Pasukan Loreng Bersatu, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen Terus Dikebut

Ia menegaskan bahwa pelestarian manuskrip bukan hanya urusan komunitas tertentu, melainkan tanggung jawab bersama. Karena itu, Nahdlatut Turots menerapkan langkah konservasi dan digitalisasi agar naskah tetap dapat diakses di masa depan.

Kerja sama kemudian diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak. Kolaborasi ini diharapkan membuka akses bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari sumber asli, sekaligus mendorong lahirnya penelitian berbasis manuskrip.

Dekan FUADAH UIN Salatiga, Supardi, menilai langkah ini sebagai bagian penting dari pendidikan yang berakar pada kesadaran sejarah.

READ  Penyuluhan PPGD di Rutan Salatiga Bekali Warga Binaan Hadapi Situasi Darurat

“Mahasiswa perlu memahami bahwa ilmu memiliki jejak. Dengan menyentuh naskah asli, mereka belajar menghargai proses panjang peradaban dan tidak tercerabut dari akar sejarahnya,” katanya.

Meski demikian, tantangan masih besar. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manuskrip, ditambah keterbatasan fasilitas, membuat upaya pelestarian berjalan tidak mudah.

Kunjungan ini setidaknya menjadi pengingat: tanpa kepedulian nyata, warisan intelektual yang membentuk wajah Islam Nusantara bisa hilang perlahan. Dan ketika itu terjadi, generasi mendatang mungkin hanya mengenal sejarah dari cerita, bukan dari sumber aslinya.

Berita Terkait

Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia Saat Latihan Renang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Penyuluhan PPGD di Rutan Salatiga Bekali Warga Binaan Hadapi Situasi Darurat
Propam Polresta Pati Pastikan Pengamanan Aksi Nelayan Berjalan Humanis Tanpa Senpi
Polresta Pati Kerahkan 1.456 Personel untuk Kawal Aksi Nelayan Secara Humanis
PC JATMA Aswaja Jepara Resmi Dilantik, Siap Bergerak untuk Umat dan Bangsa
Polda Jateng Imbau Warga Tetap Tenang Menyikapi Aksi Nelayan di Pati
Pasukan Kuning dan Pasukan Loreng Bersatu, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen Terus Dikebut
Polres Demak Turunkan 250 Personel Kawal May Day

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 10:01 WIB

Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia Saat Latihan Renang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:35 WIB

Penyuluhan PPGD di Rutan Salatiga Bekali Warga Binaan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 4 Mei 2026 - 06:28 WIB

Polresta Pati Kerahkan 1.456 Personel untuk Kawal Aksi Nelayan Secara Humanis

Senin, 4 Mei 2026 - 04:22 WIB

PC JATMA Aswaja Jepara Resmi Dilantik, Siap Bergerak untuk Umat dan Bangsa

Senin, 4 Mei 2026 - 03:35 WIB

Polda Jateng Imbau Warga Tetap Tenang Menyikapi Aksi Nelayan di Pati

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:34 WIB

Pasukan Kuning dan Pasukan Loreng Bersatu, Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen Terus Dikebut

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:46 WIB

Polres Demak Turunkan 250 Personel Kawal May Day

Kamis, 30 April 2026 - 18:50 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Kudus, Pemda Bergerak, Penindakan Diuji Konsistensinya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!