Taj Yasin Ajak Media dan Konten Kreator Jaga Demokrasi Jateng

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | Kabarsatu.id — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak media arus utama dan media digital memperkuat kolaborasi demi menjaga kualitas demokrasi di Jawa Tengah.

Ajakan itu ia sampaikan saat membuka Jateng Media Summit 2026 di Khas Hotel Semarang, Kamis (21/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin mengapresiasi kontribusi media terhadap kenaikan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Jawa Tengah yang kini menempati peringkat tiga nasional setelah D.I Yogyakarta dan Bali.

Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari keterlibatan masyarakat, insan pers, serta keterbukaan informasi yang terus berkembang di Jawa Tengah.

“Capaian ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi hasil kerja bersama, termasuk peran media yang terus mengawal persoalan publik,” ujar Taj Yasin.

READ  Wali Kota Semarang Tinjau Longsor Kalialang, Pastikan Penanganan Cepat dan Warga Aman

Taj Yasin menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah pola penyebaran informasi.

Saat ini, media arus utama harus bersaing dengan media sosial dan homeless media yang tumbuh cepat di ruang digital.

Meski begitu, ia menegaskan media profesional tetap memiliki keunggulan karena menjalankan proses verifikasi, mengutamakan akurasi data, dan memegang kode etik jurnalistik.

“Media mainstream memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi sebelum dipublikasikan,” katanya.

Ia juga mengakui homeless media mampu menarik perhatian generasi muda melalui konten singkat dan visual yang lebih menarik.

Karena itu, ia berharap kedua pihak dapat saling mendukung, bukan saling menjatuhkan.

READ  PKB Kendaraan Listrik di Jateng Masih Dikaji, Gubernur Tunggu Pembahasan DPRD

Menurutnya, kolaborasi antara media profesional dan kreator digital penting untuk menekan penyebaran hoaks sekaligus menjaga ruang informasi tetap sehat.

“Tujuan kita sama, yaitu mencerdaskan masyarakat dan menjaga demokrasi,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Taj Yasin turut menyoroti pentingnya media dalam membantu pemerintah membaca persoalan masyarakat secara cepat.

Ia mencontohkan kasus pemutusan hubungan kerja di sebuah perusahaan boneka di Kabupaten Sragen yang sempat ramai dalam pemberitaan media.

Setelah informasi itu mencuat, pemerintah langsung mengambil langkah penanganan sehingga sejumlah pekerja terdampak mendapat peluang kerja baru.

“Media membantu pemerintah mengetahui persoalan masyarakat lebih cepat sehingga penanganannya juga bisa segera berjalan,” ujarnya.

READ  Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana Sampah Jadi Listrik

Selain itu, Taj Yasin meminta media arus utama terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

Ia menilai generasi muda kini lebih tertarik pada konten audio visual dibanding artikel panjang.

Karena itu, media perlu menghadirkan konten yang lebih kreatif dan komunikatif tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik dan validitas data.

Sementara itu, penyelenggara Jateng Media Summit 2026, Suwarjono, mengatakan forum tersebut bertujuan mempertemukan media lokal, media digital, dan homeless media untuk membahas masa depan industri media di Jawa Tengah.

Panitia juga menggelar workshop pengelolaan website pemerintahan serta pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI bagi media lokal agar mampu mengikuti perkembangan industri digital.

Berita Terkait

Jelang Turnamen dan Pelantikan Pengurus, PGI Kota Semarang Perkuat Kemitraan dengan Pemkot
Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan
Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif
Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan
Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar
Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang
Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:59 WIB

Jelang Turnamen dan Pelantikan Pengurus, PGI Kota Semarang Perkuat Kemitraan dengan Pemkot

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:41 WIB

Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:49 WIB

Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:53 WIB

Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif

Senin, 8 Juni 2026 - 07:31 WIB

Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:01 WIB

Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!