SEMARANG | Kabarsatu.id – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melalui program InJourney Airports Berbagi.
Melalui kegiatan sosial yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026, bandara menyalurkan 400 paket daging kepada warga sekitar dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar bandara.
Ratusan paket daging didistribusikan kepada kaum dhuafa, warga kurang mampu, serta penerima manfaat lainnya yang telah didata sebelumnya.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.
Distribusi bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah masjid, yakni Masjid Baitussalam di kawasan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Masjid At-Taqwa, dan Masjid Al Ikhlas.
Melalui kolaborasi tersebut, bantuan dapat disalurkan secara lebih efektif dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain fokus pada manfaat sosial, perusahaan juga memastikan kualitas bantuan yang diberikan.
Seluruh daging yang dibagikan telah melalui pemeriksaan kesehatan dan uji kelayakan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Tak hanya itu, Bandara Ahmad Yani juga menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam pelaksanaan program tersebut.
Pengemasan daging menggunakan bahan yang dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan sampah plastik.
Menurut Sulistyo, keberadaan bandara tidak hanya sebatas mendukung konektivitas dan layanan transportasi udara, tetapi juga harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui program InJourney Airports Berbagi, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung lancar dengan melibatkan perangkat wilayah, pengurus masjid, dan perwakilan masyarakat sehingga bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh para penerima manfaat.







