GPMP Tegaskan Pernyataan Harris Muntaha Soal TP3KS Merupakan Sikap Pribadi, Bukan Organisasi

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum GPMP Andre Felani (tengah) didampingi ketua harian Danu Teguh Prasetyo dan Ketua Divisi 5 Endri Ristiadi usai memberikan keterangan pers

Ketua Umum GPMP Andre Felani (tengah) didampingi ketua harian Danu Teguh Prasetyo dan Ketua Divisi 5 Endri Ristiadi usai memberikan keterangan pers

SEMARANG | Kabarsatu.id – Gerakan Pemuda Merah Putih (GPMP) Kota Semarang menegaskan bahwa pernyataan terkait evaluasi Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kota Semarang (TP3KS) yang sebelumnya disampaikan Harris Muntaha kepada media bukan merupakan sikap resmi organisasi.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Divisi 5 Bidang Ketertiban Organisasi GPMP Kota Semarang, Endri Ristiadi, dalam konferensi pers yang digelar di Mijen, Kota Semarang, Kamis (4/6/2026) malam.

Menurut Endri, klarifikasi perlu dilakukan agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai posisi resmi organisasi terhadap berbagai isu yang berkembang di ruang publik.

“Kami menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan Saudara Harris Muntaha kepada media tidak mewakili sikap resmi Gerakan Pemuda Merah Putih. Segala konsekuensi yang muncul dari pernyataan tersebut merupakan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan,” ujar Endri.

READ  GP Ansor Jateng Dorong Lulusan Susbanpim Jadi Motor Penggerak Banser

Ia menjelaskan, Harris Muntaha saat ini sudah tidak lagi menjadi bagian dari kepengurusan maupun keanggotaan GPMP Kota Semarang.

Sebelumnya, Harris diketahui bergabung sebagai pengurus dengan jabatan sekretaris sejak 20 Mei 2026.

“Per tanggal 4 Juni 2026, yang bersangkutan sudah tidak tercatat sebagai anggota maupun pengurus GPMP,” katanya.

Meski demikian, Endri menegaskan bahwa berakhirnya keanggotaan Haris bukan karena keputusan pemberhentian dari organisasi.

Harris disebut telah mengajukan pengunduran diri secara resmi.

Menurut Endri, langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas organisasi setelah muncul polemik terkait pernyataan yang disampaikan ke publik dengan membawa nama GPMP.

“Beliau mengundurkan diri atas kemauan sendiri demi menjaga nama baik organisasi. Kemungkinan ada penilaian bahwa pernyataan sebelumnya kurang tepat karena menyeret nama lembaga dalam persoalan yang bersifat pribadi,” jelasnya.

READ  Wali Kota Semarang Tinjau Longsor Kalialang, Pastikan Penanganan Cepat dan Warga Aman

Saat ini, GPMP Kota Semarang tengah melakukan penataan dan penyegaran organisasi melalui proses reorganisasi kepengurusan.

Karena itu, setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik harus melalui mekanisme organisasi dan mencerminkan keputusan lembaga secara resmi.

Didampingi Ketua Harian GPMP Kota Semarang, Danu Teguh Prasetyo, Endri menuturkan bahwa fokus utama organisasi saat ini adalah memperkuat kegiatan sosial-keagamaan serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui syiar selawat.

“Gerakan Pemuda Merah Putih memiliki semangat untuk membumikan selawat di tengah masyarakat. Kami berharap Kota Semarang semakin sejuk, damai, dan penuh kebersamaan melalui kegiatan-kegiatan yang membawa nilai persaudaraan,” ungkapnya.

READ  Haflah Akhirussanah 2026, TK Islam Lentera Hati Cetak Generasi Rabbani Berakhlak Mulia

Ia meyakini syiar selawat dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menghadirkan suasana yang lebih harmonis di Kota Semarang.

Sebelumnya, Harris Muntaha dalam pernyataannya di media sempat menyampaikan desakan kepada Pemerintah Kota Semarang agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan TP3KS.

Harris menilai keberadaan tim tersebut belum menunjukkan kontribusi yang terukur terhadap percepatan pembangunan maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menyebut adanya potensi tumpang tindih fungsi antara TP3KS dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pernyataan tersebut kemudian menuai perhatian publik dan memunculkan beragam respons.

Menyikapi hal itu, GPMP Kota Semarang menegaskan bahwa pandangan yang disampaikan Harris merupakan pendapat pribadi dan bukan hasil keputusan ataupun sikap resmi organisasi.

Berita Terkait

Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan
Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif
Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan
Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar
Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang
Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan
Hari Lahir Pancasila 2026, FH Untag Semarang Soroti Pentingnya Etika dalam Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:41 WIB

Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:49 WIB

Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:53 WIB

Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif

Senin, 8 Juni 2026 - 07:31 WIB

Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:01 WIB

Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:12 WIB

GPMP Tegaskan Pernyataan Harris Muntaha Soal TP3KS Merupakan Sikap Pribadi, Bukan Organisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!