GPMP Minta Pemkot Semarang Tinjau Ulang dan Bubarkan TP3KS, Nilai Kinerjanya Belum Maksimal

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harris Muntaha

Harris Muntaha

SEMARANG | Kabarsatu.id – Gerakan Pemuda Merah Putih (GPMP) Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Tim Percepatan dan Pengendalian Pembangunan Kota Semarang (TP3KS).

Organisasi kepemudaan tersebut menilai keberadaan tim itu belum menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan maupun peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Desakan tersebut muncul setelah GPMP menerima berbagai masukan dari sejumlah kalangan, mulai dari akademisi, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat hingga warga Kota Semarang.

Berdasarkan aspirasi yang dihimpun, TP3KS dinilai belum mampu menghadirkan hasil yang dapat diukur secara jelas dan justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih fungsi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

READ  Jateng Cetak Sejarah, Pendidikan Koperasi Masuk Sekolah dan Jangkau Jutaan Pelajar

Sekretaris GPMP Kota Semarang, Harris Muntaha, SE, mengatakan bahwa tugas percepatan serta pengendalian pembangunan pada dasarnya telah menjadi bagian dari tanggung jawab OPD yang memiliki kewenangan dan dasar hukum yang jelas.

Karena itu, keberadaan tim tambahan dinilai tidak terlalu diperlukan apabila tidak memberikan nilai tambah yang signifikan.

“Peran percepatan pembangunan sebenarnya sudah melekat pada tugas OPD terkait. Jika tidak ada indikator keberhasilan yang jelas, keberadaan tim tersebut berpotensi menciptakan birokrasi baru yang justru menambah beban anggaran daerah,” ujar Harris, Rabu (3/6).

READ  Akhir Pekan Jelang Iduladha, Penumpang Kereta di Daop 4 Semarang Tembus 109 Ribu Orang

Menurutnya, keberadaan TP3KS juga berpotensi memperpanjang alur koordinasi dalam proses pengambilan keputusan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang seharusnya berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

GPMP berpandangan bahwa upaya efisiensi anggaran perlu menjadi prioritas pemerintah daerah.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah memperkuat kapasitas dan kinerja OPD sebagai ujung tombak pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan publik.

Atas dasar itu, GPMP mendesak Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, untuk melakukan penilaian secara objektif terhadap capaian dan manfaat TP3KS.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa keberadaan tim tersebut tidak memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat maupun pembangunan daerah, maka pembubaran TP3KS dinilai sebagai langkah yang patut dipertimbangkan.

READ  Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Kesiapan Yon TP dan Brigif 43/Muria, Tekankan Profesionalisme Prajurit

Selain itu, GPMP juga mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk terus menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Penguatan peran OPD dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang lebih optimal dan tepat guna.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat, GPMP menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta memastikan penggunaan anggaran publik dilakukan secara bertanggung jawab demi kemajuan Kota Semarang.

Berita Terkait

Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan
Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif
Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan
Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar
Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang
Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan
GPMP Tegaskan Pernyataan Harris Muntaha Soal TP3KS Merupakan Sikap Pribadi, Bukan Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:41 WIB

Aspirasi Warga Candirejo Sampai ke Bupati, Pemkab Semarang Janji Pelajari Seluruh Laporan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:49 WIB

Bandara Ahmad Yani dan Basarnas Semarang Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Senin, 8 Juni 2026 - 08:53 WIB

Semarang Zoo Sambut Kelahiran Dua Anak Kapibara, Kondisinya Sehat dan Aktif

Senin, 8 Juni 2026 - 07:31 WIB

Bedah Kasus Mantan Wali Kota Semarang Perlu Menjadi Evaluasi Menyeluruh terhadap Sistem Pemerintahan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:01 WIB

Ratusan Calon Siswa Ikuti Verifikasi SPMB di SMK Negeri 1 Semarang, Proses Berjalan Tertib dan Lancar

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:27 WIB

Satpol PP Tertibkan Lapak PKL dan Parkir Tak Berizin di Kawasan Madukoro Semarang

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pemkot Semarang Tata Ulang Kawasan Samping The Park Mall, PKL dan Parkir Liar Ditertibkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:12 WIB

GPMP Tegaskan Pernyataan Harris Muntaha Soal TP3KS Merupakan Sikap Pribadi, Bukan Organisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!