KUDUS | Kabarsatu.id – Seorang pria berinisial HCP (28), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, mengalami luka di bagian leher dan bahu setelah diduga menjadi korban penganiayaan pada Sabtu (23/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.16 WIB di jalan kampung wilayah Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban mengantar burung ke rumah temannya.
Setelah selesai dan hendak pulang, korban diduga diserang oleh orang tak dikenal di tengah perjalanan.
Meski mengalami luka, korban masih mampu menuju sebuah warung kopi yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Warga yang mengetahui kondisi korban kemudian memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Kaliwungu AKP Deni Dwi Noviandi membenarkan adanya kejadian tersebut.
Polisi langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Petugas sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Saat ini kasusnya masih kami dalami,” kata AKP Deni, Minggu (24/5/2026).
Menurutnya, tim Resmob Satreskrim Polres Kudus bersama anggota Polsek Kaliwungu terus melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku penganiayaan tersebut.
Polisi kini fokus mengumpulkan alat bukti serta menelusuri rangkaian kejadian di lokasi.
“Kami terus mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku dan memastikan kronologi secara lengkap,” ujarnya.
Selain itu, kepolisian memastikan korban sudah mendapat penanganan medis.
Polisi juga melakukan pendampingan terhadap keluarga korban selama proses penyelidikan berlangsung.
AKP Deni mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Warga juga diminta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminal maupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Jika ada informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut, segera laporkan melalui layanan 110,” pungkasnya.







